Kompasiana
Jumat, 10 Pebruari 2012

Ib Bloggercompetition

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Amalludin

Saya Ketua RT sejak usia 24 tahun s.d. sekarang,membawahi +-400 jiwa,pendidikan ,bekerja,keahlian organisasi,HUMOR,menolong janda muda..kalau ada yang mau nyumbang boleh ke erte_011@yahoo.co.id

Bank syariah untuk masa depan bahagia

OPINI | 06 March 2010 | 11:44 119 4 1 dari 1 Kompasianer menilai Bermanfaat

Indonesia adalah Umat Islam terbesar di dunia,tapi untuk masalah hukum dan tatanan kehidupan sedikit yang bernafaskan Islam atau yang biasa orang menyebutnya Syariah Islam (hukum Islam)

Tentunya umat islam dalam menjalankan kehidupan harus  mempunyia pegangan agar tidak terjerumus dalam kehidupan yang melanggar atau merusak dirinya sendiri.Salah satunya adalah apabila kita menabung di Bank,seseorang pertama melihat bankdi Indonesia umumnya  yaitu “BUNGA”.memang awal sejarah Bank di Indonesia yang pertama kali yaitu Bank Priyai tahun 1846,kemudian karena penjajah Belanda menerapkan sistem  ekonomi Kapitalsime yang bertumpu sistem perbankan yaitu”RIBA”

Dan setelah didirikan Bank Indonesia sebagai salah satu Bank yang merekomendasikan pendirian Bank-Bank yang ada di Indonesia.maka bak jamur dimusim penghujan munculah Bank-Bank swasta,ada Bank Swasta asli Indonesia,ada Bank Swasta Merger dan ada Bank Swata pendatang asli dari Luar Negeri yang didominasi bukan Bank Islami.

Dan keterlibatan umat islam khususnya organisasi islam belum maksimal untuk dilibatkan maslalah sistem perbankan pada awalnya sehingga berjalan tanpa mengetahui dan pegangan pengetahuan dalam bertransaksi perbankan bagi umat Islam.

Untung saja  tahun 1991 ada Bank swasta bekerjasama dengan MUI dan masyarakat terkait mendirikan Bank syariah yaitu bank yang dikembangkan dengan hukum syariah Islam.meskipun awalnya terkena krisis tapi setelah dibantu kembali ole Islamic Development Bank(IDB) sehingga dapat berjalan dengan lancar,dan antusias masyarakat untuk Bank sayriah ini memang belum bermasyarakat karena budaya dan pengetahuan tentang bank syariah masih minim.

Diantara produk yang paling dikenal dimasyarakat adalah jasa untuk pinjaman dana,karena berhubungan dengan kebutuhan masyarakat dalam mengembangkan usahanya.selain itu seperti Ib Bank syariah mempunyai produk perbankan yang inofatif dan menyentuh dikalangan masyarakat,tetapi sangat disayangkan kebanyakan bank syariah kurang mengiklankan atau muncul di media elektronik dan pendiriannya jauh atau jarang di masyarakat umum.

Kedepannya Bank syariah bisa menjadi banyak nasabahnya dan menjadi Bank masa depan bahagia karena umat Islam terbanyak di Indonesia jika Bank syariah dapat berpromosi lebih intensif dan umat mengetahui apa keuntungannya dan jangkauan  bertransaksi lebih  dekat,cepat dan mudah dalam persyaratannya dalam menggunakan jasa produk syariah.

Sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan ekonomi dengan lancar dan mencapai keluarga yang Bahagia.


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User



SUBSCRIBE AND FOLLOW KOMPASIANA:

About Kompasiana | Terms & Conditions | Tutorial | FAQ | Contact Us | Kompasiana Toolbar RSS
KOMPAS.com
© 2008 – 2012