Artikel

Ib Bloggercompetition

Rachmad Yuliadi Nasir

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

ARTIKEL TERBARU : www.kompasiana.com/gelandanganpolitik Penulis Lepas, Saya Orang Biasa. Berasal dari tanah dan akan kembali lagi kedalam tanah. Salam untuk semua Penulis kompasiana, Rachmad Yuliadi Nasir, INDEPENDENT, www.facebook.com/rachmad.bacakoran, Email:rbacakoran(at) yahoo (dot) com, www.kompasiananews.blogspot.com, www.facebook.com (Grup:RACHMAD YULIADI NASIR), (Grup:Gerakan Facebookers Berantas Korupsi Tangkap Dan Adili Para koruptor), (Grup:Gerakan Facebookers 1.000.000 Orang Visit Kilometer Nol Sabang Aceh)

Aset Perbankan Syariah Indonesia Mencapai Rp 45,8 Trilyun


OPINI | 13 November 2009 | 15:05 Dibaca: 847   Komentar: 1   Nihil

Perbankan Syariah kini telah merambah di 75 negara di seluruh dunia baik muslim maupun non muslim, hal ini berkembang seiring dengan munculnya bank Islam komersial pertama pada tahun 1975. Kini dunia perbankan syariah terus merambat ke seluruh dunia hingga ke pusat keuangan global seperti London, Hongkong, Singapura yang telah menawarkan produk dan jasa keuangan syariah.

Jumlah institusi keuangan yang menawarkan jasa keuangan syariah telah berlipat menjadi lebih baik dari 300 bank, dengan mengelola dana hingga US$ 1 trilyun, lima kali lipat dari lima tahun yang lalu.

Di Indonesia sendiri dapat di katakan bank Muamalat yang berkantor di gedung Arthaloka sebagai pelopor pada tahun 1992, sebagai bank syariah pertama, sekarang seperti jamur di musin hujan bank-bank konvensional lainnya sibuk mendirikan cabang syariahnya. karakteristik utama serta ciri yang membedakan dari bank konvensional ialah sistem bagi hasil yang merupakan alternatif sistem perbankan yang memberikan keuntungan bagi pihak masyarakat maupun pihak bank dengan menegedepankan aspek keadilan, persaudaraan dan kebersamaan.

Melihat perkembangan aset yang di punyai oleh bank-bank syariah kita patut bersyukur, karena saat ini telah mencapai angka Rp 45,8 Trilyun (BI- Oktober 2008), atau 2,16% dari total aset perbankan nasional, ini artinya industri perbankan syariah masih dalam tahap awal business life cycle, artinya akan terbentang peluang bisnis yang sangat besar.

Pertumbuhan aset perbankan syariah di indonesia  juga sangat bagus, tertinggi di dunia sekitar 35-40%, sedangan Malaysia hanya 15-20%. Permintaan akan SDM yang tangguh juga ikut naik, saat ini  menurut Bank Indonesia (BI), perbakan syariah perlu 22.521 karyawan, sekarang baru terserap 8.000 orang, masih kurang 14.500 orang lagi karyawan untuk membenahi perbankan syariah kedepannya.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: